social media

Cara Mudah Membuat Facebook Ads Untuk Bisnis Anda

chubbyrawit-instagram

cara-mudah-membuat-facebook-ads

Sebagai pemilik bisnis/usaha di masa pandemi ini tentunya perlu berjuang keras memajukan brand atau bisnis di berbagai platform – platform online untuk aktivitas marketing, terutama di social media. Dengan jumlah pengguna yang besar, Facebook jadi salah satu social media yang menjadi andalan para pengiklan untuk menjangkau lebih banyak konsumen. Berikut ini kami akan menjelaskan secara lengkap bagaimana cara mudah membuat Facebook Ads untuk bisnis Anda.

Apa itu Facebook Ads?

Sebelum bicara lebih banyak tentang bagaimana membuat Facebook Ads, ada baiknya refresh kembali tentang Facebook Ads.

Facebook Ads adalah fitur yang ditawarkan oleh Facebook untuk promosi atau beriklan dengan jangkauan yang sesuai dengan target audiens dan dapat diatur oleh pemasang iklan. 

Sekedar rutin posting di wall akun Facebook atau door-to-door mengirim direct messages tentu saja dirasa masih kurang. Oleh sebab itu, penting sekali bagi brand atau bisnis untuk membuat Facebook Ads. Dilansir dari databox.com, 54 persen marketer percaya bahwa Facebook Ads sangat efektif menaikkan penjualan dan kebanyakan memiliki tingkat rata – rata click-through rate di atas 10%. 

Baca juga: Mengapa Harus Melirik Facebook Ads?

Facebook Ads bisa menjadi salah satu aset terbesar untuk mengembangkan bisnis atau brand Anda. Tapi, bila Anda tidak dapat set-up dengan benar dan tepat, ads ini juga bisa lebih mahal dengan konversi yang tidak semestinya.

Hal ini disebabkan karena Facebook Ads sangat kompetitif. Anda akan bersaing dengan perusahaan yang memiliki anggaran besar dan tim yang berdedikasi penuh untuk menjalankan, melacak, dan menyesuaikan kampanye mereka.

Langkah membuat Facebook Ads 

Lalu bagaimana caranya mengoptimalkan Facebook Ads tanpa menghabiskan semua waktu, energi, sumber daya dan yang pasti menaikkan penjualan atau high-converting? Ada empat langkah yang bisa Anda lakukan untuk membuat Facebook Ads yang high-converting. Apa saja? Simak penjelasannya berikut ini ya.

1. Tentukan tujuan Facebook Ads yang akan dibuat

Sebelum memilih jenis Facebook Ads, tentukan dulu tujuannya. Saat Anda akan memulai untuk menggunakan Facebook Ads, Facebook akan menanyakan apakah tujuan Anda akan ingin meningkatkan awareness, engagement, atau conversion. Lantas, apa sih perbedaan ketiganya? 

Awareness: 

Facebook Ads yang tujuannya membangkitkan minat pada produk atau layanan Anda. Meningkatkan brand awareness adalah tentang memberi tahu orang-orang apa yang membuat bisnis Anda berharga atau berbeda. Misalnya, Jasper’s Market akan meluncurkan jaringan supermarket regional. Dengan memilih tujuan brand awareness, mereka dapat membuat kampanye yang menyoroti produk organik segar mereka kepada orang-orang di area setempat.

Untuk tujuan awareness sendiri, campaign objective pada Facebook Ads dibedakan menjadi dua sesuai dengan tujuan bisnis Anda, yaitu: 

  • Brand awareness 

Bertujuan untuk meningkatkan kesadaran orang atau audiens tentang bisnis, brand, atau layanan Anda.

  • Reach (jangkauan)

Menampilkan iklan Anda kepada sebanyak mungkin orang di audiens target Anda.

Consideration:

Facebook Ads yang bertujuan membuat orang berpikir tentang bisnis Anda dan mencari lebih banyak informasi. Misalnya, Jasper’s Market memiliki website yang menceritakan kisah mereka dan mencantumkan beberapa penawaran unik di toko mereka. Dengan menggunakan tujuan traffic, mereka dapat membuat kampanye yang mendorong orang untuk mengunjungi website mereka untuk mempelajari lebih lanjut.

Untuk Facebook Ads dengan tujuan consideration sendiri campaign objective dibedakan menjadi enam sesuai dengan tujuan bisnis Anda, seperti dijelaskan secara detail dalam tabel dibawah ini.

Tujuan Iklan Tujuan bisnis Anda
Traffic Mengarahkan orang atau audiens dari Facebook ke URL apa pun yang Anda pilih, seperti landing page website Anda, postingan blog, aplikasi, dan sebagainya.
Engagement Menjangkau orang yang lebih cenderung terlibat (engage) dengan postingan Anda. Keterlibatan ini mencakup like, komentar, share, dan juga dapat mencakup klaim penawaran dari Page Anda.
App Installs Mengarahkan orang atau audiens Anda ke toko aplikasi tempat dimana mereka dapat mengunduh aplikasi bisnis Anda.
Video Views Bagikan video bisnis Anda dengan orang-orang di Facebook yang berkemungkinan besar akan menonton video Anda.
Lead Generation Mengumpulkan prospek untuk bisnis Anda. Buat iklan yang mengumpulkan info dari orang-orang yang tertarik dengan produk Anda, seperti mendaftar ke buletin atau mendapatkan e-book gratis, dan sebagainya.
Messages Tujuannya untuk terhubung dengan orang-orang di Facebook, berkomunikasi dengan calon pelanggan atau pelanggan yang sudah ada untuk mendorong minat pada bisnis Anda.

Conversions

Facebook Ads dengan tujuan mendorong orang yang tertarik dengan bisnis Anda untuk membeli atau menggunakan produk atau layanan Anda. Misalnya, Jasper’s Market telah membuka beberapa lokasi baru. Dengan menggunakan tujuan Visit Store, mereka dapat membuat kampanye untuk mendorong calon pelanggan agar mampir ke toko terdekat mereka.

Untuk Facebook Ads dengan tujuan conversion dapat dibedakan menjadi tiga tujuan atau obyektif iklan berdasarkan tujuan bisnis Anda yang bisa dilihat pada tabel dibawah ini.

Tujuan Iklan Tujuan bisnis Anda
Conversions Mendorong orang untuk melakukan tindakan tertentu di website bisnis Anda, seperti meminta mereka menambahkan item ke keranjang, mengunduh aplikasi, mendaftar ke website Anda, atau melakukan pembelian.
Catalogue Sales Menampilkan produk dari katalog toko e-commerce Anda untuk menghasilkan penjualan.
Store Traffic Promosikan lokasi bisnis Anda kepada orang-orang yang terdekat dengan lokasi toko Anda.


Baca Juga: Mengenal Instagram Shopping dan Manfaatnya Bagi Bisnis Anda

2. Tetapkan target audience Facebook Ads

kunci keberhasilan utama dari beriklan di Facebook juga dari penetapan target audiens iklan yang tepat. Penargetan memungkinkan Anda untuk lebih memahami minat tertentu sehingga brand dapat menjangkau orang-orang yang kemungkinan besar akan menanggapi atau bereaksi terhadap Facebook Ads. 

Sebagai contoh jika Anda menjual pakaian bayi, Anda dapat menargetkan audiens yang baru saja menyambut kelahiran buah hati mereka atau sedang mempersiapkannya. Untuk menentukan target audiens Facebook Ads, ada beberapa pertimbangan yang bisa dipilih, di antaranya :

  • Lokasi (Location)
  • Jenis Kelamin (Gender)
  • Minat (Interest)
  • Perilaku (Behavior)
  • Koneksi (Connections)
  • Audiens Khusus (Custom Audience)

Menargetkan grup saja belum tentu cukup. Kita perlu menangani kelompok-kelompok ini dengan cara yang sesuai. Oleh karena itu, pastikan Anda sudah memahami dulu buyer persona brand Anda ya!

Baca juga: Mengenal Brand Persona dan Buyer Persona

3. Pilih penempatan iklan

Tahap selanjutnya setelah memahami tujuan dan menetapkan target audience adalah memilih penempatan iklan atau ads placement. Ads placement adalah tempat Anda dapat menjalankan iklan. Nah placement ini akan sangat bergantung pada tujuan yang Anda pilih saat membuat kampanye, apakah iklan Anda muncul di Facebook, Instagram, Messenger, dan Audience Network.

Ketika awal beriklan, kami sarankan Anda memilih setting penempatan otomatis, di mana Facebook akan memutar iklan Anda di tempat paling perform. Namun, jika sudah berulang kali beriklan, kami sarankan Anda menganalisis riwayat iklan Anda sebelumnya dan memilih penempatan yang memang paling sesuai dan perform untuk brand Anda. Ingat analisis selalu penting kapan saja dilakukan ya!

Apa saja sih ads placement di Facebook Ads itu? Facebook Ads placement bisa dibedakan menjadi tujuh (7) yaitu:

  • Feeds

Facebook Ads Anda akan muncul di hadapan orang-orang yang sedang scrolling melalui inbox, desktop, atau feeds mereka. 

Iklan feeds sendiri terdiri dari tujuh (7) jenis yaitu:

Jenis Penjelasan
Facebook Newsfeed Iklan Anda muncul di newsfeed saat orang mengakses Facebook baik melalui komputer maupun perangkat seluler. 
Instagram Feed Iklan Anda muncul di feed saat orang mengakses aplikasi Instagram di perangkat seluler. 
Facebook Marketplace Iklan Anda muncul di halaman Marketplace atau saat seseorang menelusuri Marketplace di aplikasi Facebook. 
Facebook Video Feeds Iklan video Anda muncul di antara video organik di konten khusus-video di Facebook Watch dan newsfeed Facebook.
Facebook Right Column Iklan Anda muncul di kolom kanan Facebook. Iklan ini hanya muncul untuk orang yang menjelajahi Facebook di komputer.
Instagram Explore Iklan Anda muncul dalam pengalaman menjelajah saat seseorang mengklik foto atau video.
Messenger Inbox Iklan Anda muncul di tab Beranda Messenger. 

 

  • Stories

Facebook Ads berbentuk vertikal full-screen Anda akan muncul di stories user. Ada 3 jenis iklan stories yaitu:

  • Facebook Stories: Iklan Anda muncul di stories orang di Facebook. 
  • Instagram Stories: Iklan Anda muncul di story orang-orang di Instagram. 
  • Messenger Stories: Iklan Anda muncul di stories orang-orang di Messenger. 
  • In-stream

Facebook Ads in-stream ini akan memunculkan iklan Anda sebelum, selama, atau setelah konten video. Iklan jenis ini dibedakan menjadi 3 yaitu:

  • Video in-stream Facebook: Iklan Anda muncul di Video on Demand dan di grup tertentu dari streaming langsung mitra yang disetujui di Facebook. 
  • Video IGTV: Iklan Anda muncul di konten video IGTV yang diunggah oleh pembuat konten yang berpartisipasi.
  • Instagram Reels: Iklan Anda muncul di tab Instagram Reels. 
  • Search

Facebook Ads Anda muncul di sebelah hasil pencarian Facebook dan Marketplace yang relevan.

  • Message

Facebook Ads Anda muncul sebagai pesan kepada orang-orang yang telah melakukan percakapan dengan Anda di Messenger.

  • Instant Article (in-article)

Facebook Ads Anda muncul di Artikel Instan dalam aplikasi seluler Facebook.

  • Apps (aplikasi)

Facebook Ads Anda akan muncul di aplikasi eksternal seperti Google Playstore atau Apple App Store. 

Ada dua jenis untuk Facebook Ads Apps ini, yaitu:

  • Audience Network native, banner and interstitial: Iklan Anda muncul di aplikasi di Audience Network
  • Audience Network rewarded videos: Iklan Anda muncul sebagai video yang dapat ditonton orang dengan imbalan hadiah di aplikasi (seperti mata uang atau item dalam aplikasi).

Baca Juga: Mengenal Facebook Page dan Manfaatnya Untuk Bisnis Anda


Lantas, apa lagi langkah selanjutnya membuat Facebook Ads? Masih ada tiga (3) langkah lanjutan yang bisa Anda dapatkan pada artikel selanjutnya. Agar tidak ketinggalan artikel-artikel terbaru seputar digital marketing dan social media, jangan lupa untuk subscribe blog ChubbyRawit sekarang juga ya!