7 Ide Instagram Stories untuk Bisnis

7 tips Instagram Stories Bagi Bisnis ChubbyRawit Blog

Siapa yang tak mengenal keberadaan Instagram stories? Salah satu fitur dari Instagram yang diluncurkan pada Agustus 2016 ini sudah menjamur di berbagai kalangan mulai dari akun personal, selebgram hingga selebrita pun ikut menggunakan fitur ini. Bahkan Instagram mengklaim telah memiliki pengguna Instagram stories sebanyak 400 juta per harinya.

Selain itu, Instagram telah melaporkan bahwa Stories telah mendorong pengguna untuk tetap berada di platform lebih lama dan mengunjunginya lebih sering. Pengguna di bawah 25 menghabiskan lebih dari 32 menit per hari di Instagram, sementara mereka yang berada di kelompok usia yang lebih tua menghabiskan lebih dari 24 menit sehari di jaringan berbagi foto dan video berbagi milik Facebook.

Pengguna di bawah 25 menghabiskan lebih dari 32 menit per hari di Instagram, sementara mereka yang berada di kelompok usia yang lebih tua menghabiskan lebih dari 24 menit sehari di jaringan berbagi foto dan video berbagi milik Facebook.

Oleh sebab itu, kini telah banyak juga brand atau bisnis yang memanfaatkan fitur ini sebagai bagian strategi social media marketing mereka. Instagram Stories menawarkan para marketer peluang besar untuk menjangkau lebih banyak orang dengan memanfaatkan salah satu jejaring sosial yang tumbuh paling cepat.

Data dari Instagram menyebut sebanyak 80% pengguna mengikuti setidaknya satu akun brand dan 60% mendengar tentang produk baru melalui Instagram. Lebih dari 120 juta pengguna Instagram telah mengunjungi situs web, langsung mengirim pesan atau mengirim email ke bisnis melalui aplikasi. Dan 30% pengguna telah membeli produk yang mereka temukan di Instagram.

Pasti Anda tergiur dengan angka ini dan ingin segera memulai strategi social media marketing di Instagram Stories? Berikut cara memanfaatkan Instagram stories untuk brand atau bisnis beserta dengan cerita suksesnya sebagai referensi Anda.

#1. Tampilkan Behind The Scene

NewsEventsIndustry BuzzCase Studies
Source: Macy’s

Konten behind the scene (BTS) atau cerita di balik layar selalu menarik. Mengapa? Karena konten ini memberikan kesempatan kepada audiens atau penggemar untuk mendapatkan pengalaman yang lebih mendalam, lebih intim, dan otentik terhadap sesuatu yang mereka sukai dan hargai. Hal ini juga berlaku pada konten Instagram stories Anda karena Anda dapat menyajikan konten yang lebih intens, menambah pengetahuan mereka, dan akhirnya, membuat penggemar atau audiens Anda merasa istimewa, berbeda.

Anda bisa mencontek Macy’s yang membawa para pengikutnya pada kisah di balik layar atau BTS Beauty Shoot mereka Anda pun bisa melakukannya dengan munjukkan serunya pertemuan bisnis atau proses brainstorming Anda dalam sebuah video, bagaimana Anda membuat produk atau cuplikan di balik layar dari pengambilan sebuah video/film.

#2. Host Takeover

Source: Maybeline

Takeover adalah saat influencer mengambil alih akun social media brand atau bisnis untuk jangka waktu tertentu. Hal ini adalah salah satu upaya marketing yang bagus dimana menguntungkan baik brand dan influencer. Untuk memastikan kampanye Anda berhasil, pastikan Anda memilih influencer yang tepat yang sejalan dengan brand atau bisnis Anda. Beri waktu yang cukup untuk mempromosikan takeover ini. Terakhir, tentukan metrik yang akan Anda lacak apakah like, komentar, klik untuk mengukur keberhasilan kampanye.

Sebagai contoh saat Maybelline New York memiliki influencer remaja, Jordyn Jones, melakukan Instagram takeover untuk melihat dari dekat event New York Fashion Week. Baik brand maupun influencer berhasil mengumpulkan perhatian dan keterlibatan yang relevan dari audiens atau penggemar mereka.

#3. Adakan Q & A

QnA Ultraderma created by ChubbyRawit

Instagram Stories yang berisi Q & A juga merupakan salah satu hal yang bisa dilakukan oleh brand atau bisnis. Dengan konten ini akan menciptakan pengalaman yang lebih mendalam dan lebih jelas bagi audiens. Konten format ini juga memungkinkan sebuah brand untuk berinteraksi langsung dengan para pengikutnya, yang dapat berpartisipasi dalam Q & A dengan mengirim langsung pertanyaan mereka.

Seperti halnya Ultraderma yang menggunakan taktik ini di setiap hari Rabu yang bertujuan untuk mendapatkan insight, lebih akrab dengan konsumen dan memposisikan bahwa Instagram Ultraderma adalah expert perawatan bekas luka.

#4. Berikan Shoutout atau Mention Followers

Starbucks Red Cup
Source: Starbucks

Karena sifatnya sebagai media casual, maka Instagram stories adalah tempat yang tepat untuk berbicara langsung dengan pengikut Anda. Instagram stories menjadi media yang pas untuk menjalin keterlibatan dengan followers atau penggemar Anda. Di sisi lain, penggemar atau followers akan bangga dan senang saat melihat karya mereka dikenali oleh brand yang mereka sukai.

Contek Starbuck yang menggelar #RedCupContest dimana kedai kopi ini mengundang pengguna untuk berbagi konten yang menampilkan cangkir merah ikonik mereka. Postingan terbaik kemudian dikurasi menjadi Instagram story yang memberikan shoutout atau mention kepada masing-masing pembuat konten.

#5. Buat Tutorial

eTSY Stories
Source: Etsy

Apa yang tidak bisa dilakukan oleh Instagram stories? Anda bisa membuat tutorial melalui Instagram Stories. Pasalnya, di zaman serba instan ini kebanyakan orang terprogram untuk mengejar kepuasan serta kemampuan instan, untuk menghindari keterlambatan dibanding yang lain.

Hal ini yang ditangkap dengan baik oleh Etsy yang membuat tutorial melalui Instagram Stories,. Etsy mengkapitalisasi hasrat bawaan penonton mereka menciptakan hal-hal yang mereka inginkan dengan cepat dan mulus.

#6. Adakan Polling

Mengadakan polling menjadi stimulus untuk penggemar Anda menjadi aktif, bukan hanya pasif. Plus, polling itu menyenangkan dan orang-orang menyukainya! Selain itu, tujuan Anda untuk mendapatkan feedback atas produk Anda dapat diperoleh melalui polling ini.

Adidas pernah mencoba taktik ini di mana mereka memiliki jajak pendapat untuk produk sepatu kets baru mereka.

#7. Membuat Kontes

ChubbyRawit

Kontes pada Instagram Stories juga bisa menjadi salah satu taktik yang sangat menarik karena menarik pengguna untuk menghabiskan waktu di situs atau social media Anda, mengirimkan beberapa informasi, dan mengunjungi profil Anda lagi nanti untuk memeriksa hasilnya.

Seperti halnya saat Queensland_Official mengadakan fun Queez tebak kata melalui Instagram Stories. Followers lama dan baru menjadi terdorong untuk menyalakan notifikasi agar tida melewatkan clue yang diberikan setiap hari. Engagement secara organik pun meningkat ketika Queez ini dijalankan. 

Dengan mengundang pengikut ke dalam proses produksi melalui kontes, Anda dapat membuktikan kepada followers bahwa iklan dan konten organik Anda tidak semuanya tentang brand Anda. Ini menunjukkan bahwa Anda juga peduli dengan kreativitas followers Anda, keinginan dan ekspresi diri mereka.

Satu kunci rahasia yang membedakan brand-brand terkenal di Instagram Stories adalah kesediaan untuk dapat diakses oleh audiens mereka. Anda pun dapat meningkatkan keterlibatan dengan memposting lebih banyak dan memungkinkan orang mengenal Anda. Manfaatkan storytelling yang santai dan bereksperimenlah dengan berbagai cara untuk berinteraksi dengan audiens Anda.

Last but not least, luangkan waktu untuk memberi tag, memposting ulang serta menanggapi orang-orang yang posting konten mereka tentang Anda. Hal ini akan sangat membantu tidak hanya untuk memenangkan pelanggan individu tetapi juga teman dan pengikut mereka.

So, are you ready to jump in? Atau malah masih dilanda keraguan? Jangan takut untuk berkonsultasi dengan ChubbyRawit. Tinggalkan pesan pada formulir di bawah dan ceritakan permasalahan atau kendala seputar Social Media Marketing atau digital marketing secara keseluruhan tentang bisnis atau brand Anda. Konsultan kami akan segera menghubungi dan siap membantu bisnis Anda.