Cara Mencari Penghasilan Tambahan Sebagai Website Developer

instagram-editorial-calendar

Bila saat ini Anda sedang memikirkan cara mencari penghasilan tambahan untuk keluarga, bagaimana jika Anda menjadi seorang website developer?

Seperti yang diketahui, kebutuhan perusahaan terhadap website di era digital semakin tinggi. Faktor tersebut menjadi pemicu lahirnya profesi yang berkaitan dengan website, yaitu website developer.

Pekerjaan ini sangat berperan penting dalam pembuatan aplikasi berbasis website berbasis bahasa pemrograman. Selain itu, website developer juga bertugas untuk mengintegrasikan semua sumber daya di dalam website. Termasuk membuat halaman-halaman website yang dinamis, serta pengaturan traffic website.

Memang tidak mudah untuk menjadi seorang website developer. Tetapi, bagi yang sudah menguasainya bisa menjadi cara mencari penghasilan tambahan yang prospektif. Baik sebagai karyawan tetap perusahaan atau hanya sebagai cara mencari penghasilan tambahan alias freelancing.

Baca Juga: Mengapa Harus Memiliki Website? Pentingkah?

Pada umumnya, jika pendapatan yang diperoleh dari tempat kerja tetap masih belum memenuhi kebutuhan sehari-hari, maka tidak ada salahnya menemukan cara mencari penghasilan tambahan.

Sebagai contoh, Anda bisa menjadi freelance di bidang pemrograman website, desain grafis, fotografi, dan sebagainya. Bahkan, beberapa orang justru ada yang mendapatkan penghasilan yang lebih besar ketimbang gaji bulanan yang diterima sebagai pegawai tetap di perusahaannya.

Ada beberapa tips atau cara mencari penghasilan tambahan sebagai seorang website developer yang dapat Anda pertimbangkan. Apa saja ya? Yuk, simak terus ulasan berikut!

Tips Mendapatkan Penghasilan Tambahan Sebagai Website Developer

Sebagai website developer yang bekerja di sebuah perusahaan ataupun agency, Anda tentu sudah memiliki gaji tetap per bulan. Namun, karena terdesak kebutuhan tertentu, ada kalanya gaji tersebut belum cukup.

Untuk itu, jika Anda ingin mendapatkan uang tambahan, berikut ini beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk mendapatkannya.

1. Mengikuti Perkembangan dari Industri Website Developer

Cara mencari penghasilan tambahan yang pertama adalah Anda harus aktif mengikuti dan selalu mengetahui perkembangan website developer.

Dengan aktif dalam kegiatan ini, maka Anda bisa lebih kenal dengan seluk beluk profesi tersebut. Selanjutnya, Anda akan jauh lebih siap saat untuk melayani klien Anda terkait website developer.

Setiap website yang dibutuhkan oleh perusahaan sudah pasti berbeda satu sama lain. Mungkin klien Anda nanti akan meminta dibuatkan website yang sangat jauh berbeda dengan website perusahaan Anda.

Maka dari itu, dengan mengikuti perkembangan dari industri website developer, maka Anda akan siap memberikan layanan terbaik apapun jenis permintaan klien Anda.

Perkembangan tersebut bisa Anda peroleh dari berbagai media seperti blog atau podcast. Bahkan, Anda bisa bergabung dengan portal khusus bagi para website developer.

2. Aktif dalam Program Hackathon

Salah satu cara untuk mengetahui perkembangan industri website developer adalah dengan mengikuti program Hackathon. Program ini merupakan kolaborasi antara para pelaku di bidang IT.

Pada program Hackathon, Anda bisa bertemu dengan sejumlah orang pada profesi di bidang IT, termasuk website developer dengan latar belakang yang berbeda. Anda bisa berbincang dan berdiskusi mengenai IT dan website developer.

Selain itu, Anda bisa belajar dan mempraktikkan sejumlah keterampilan yang berhubungan dengan website developer misalnya coding dan desain website.

Anda tidak hanya belajar coding sendirian, melainkan bersama tim khusus coding yang bisa Anda bentuk bersama para website developer.

Di Indonesia, program hackathon sudah lazim diselenggarakan oleh beberapa pihak. Dari program ini, Anda bisa mengukur kesiapan Anda dalam memberikan layanan kepada klien dan memperkirakan tarif yang biasa dibebankan kepada klien.

3. Membangun Portofolio

Setelah Anda membangun kemampuan Anda dengan mencari banyak informasi dan berbagi pengetahuan dengan para website developer lain, sekarang waktunya Anda membangun usaha sendiri.

Mulailah dengan membuat portofolio Anda sebaik mungkin agar orang lain percaya terhadap kemampuan Anda. Portofolio bisa berbicara lebih dibanding hanya sekedar omongan dan kata-kata.

Portofolio adalah bukti bahwa Anda bisa dan mampu untuk melakukan pekerjaan yang diminati klien sesuai dengan bidang Anda. Jadi, portofolio merupakan modal untuk membangun kepercayaan orang lain terhadap Anda.

4. Membangun Website Sendiri

Portofolio sangat menunjang untuk karir semua orang, termasuk Anda yang ingin mencari uang tambahan sebagai website developer. Namun, Anda membutuhkan website untuk menampilkan portofolio Anda.

Jika Anda telah mengikuti Hackathon, maka Anda bisa mengaplikasikan semua ilmu yang Anda dapat untuk membuat website sendiri. Website bisa menjadi modal untuk mendapatkan pekerjaan sebagai freelancer website developer.

Website juga berguna sebagai wadah untuk mengarsipkan karya-karya selama Anda menjadi freelancer website developer nanti. Dengan demikian, membangun website sendiri adalah bagian penting dalam cara mencari penghasilan tambahan, terutama jika Anda banyak berkecimpung di bidang industri teknologi.

5. Teruslah Belajar Layaknya Website developer Profesional

Cara mencari penghasilan tambahan sebagai website developer tentu membutuhkan klien yang siap menyewa jasa Anda. Website developer adalah salah satu profesi yang cukup dinamis karena akan selalu ada hal-hal baru dalam dunia website developer. Anda harus terus belajar agar dapat memenuhi kebutuhan para klien.

6. Mau Mendengarkan Saran

Seorang website developer yang baik harus mau mendengarkan saran dan permintaan klien. Jadi, Anda harus mengetahui betul kebutuhan klien dan memberikan saran-saran yang baik untuk memenuhi keinginan klien.

Selain itu, tetaplah terbuka dengan kritik atau saran dari para klien yang mungkin masih belum merasa puas dengan website yang dibuat. Dengan tetap membuka diri dan menerima kritik, Anda akan berkembang lebih baik di masa mendatang.

Bahkan, dengan Anda mau mendengarkan saran-saran klien tersebut, akan membuktikan bahwa Anda adalah seorang website developer yang profesional.

Hebatnya lagi, mau mendengarkan saran akan memberikan nilai positif pada karir Anda sebagai website developer.

7. Jalin Komunikasi Yang Baik

Tidak hanya mampu menjadi pendengar yang baik, seorang website developer juga harus memiliki kemampuan komunikasi yang baik.

Artinya, Anda harus bisa menjelaskan terminologi tentang website kepada klien dengan bahasa yang komunikatif atau mudah dimengerti.

8. Tarif Yang Wajar

Cara mencari penghasilan tambahan yang terakhir adalah mengenai tarif layanan yang Anda tawarkan kepada klien. Meskipun secara umum para klien sanggup membayar Anda lebih tinggi, namun jika Anda memberikan tarif yang wajar maka Anda lebih unggul dari sisi kompetisi pasar.

Tak hanya itu, tarif bersahabat juga akan mengikat rasa kepercayaan dari klien. Dengan demikian, klien tidak akan mudah beralih kepada website developer lain.

Memulai dari Freelance untuk Mendapatkan Penghasilan Tambahan

Selain cara-cara di atas, ada cara mencari penghasilan tambahan yang tidak kalah penting yang wajib Anda lakukan. Cara ini khusus bagi Anda yang mencari uang tambahan dengan menjadi website developer profesional.

Anda bisa memulainya sebagai freelancer. Selain mendapatkan uang tambahan, pekerjaan freelance akan membantu Anda menambah pengalaman sebelum menjadi website developer purnawaktu yang profesional.

Pekerjaan freelance bisa membantu Anda mengembangkan sejumlah keterampilan penunjang. Seperti: bernegosiasi dan membangun komunikasi yang baik dengan klien. Pekerjaan freelance sendiri bisa Anda dapatkan melalui platform khusus freelancer, seperti Sribu.com.

Namun, Anda juga bisa bergabung dengan digital marketing agency seperti ChubbyRawit yang lebih mapan dan lebih memiliki reputasi untuk dipertahankan. Dengan demikian, akan jauh lebih mudah dalam mendapatkan proyek dari klien dibandingkan dengan freelancer. Biasanya, perusahaan multinasional atau perusahaan besar lebih mempercayakan pada agency.

Selain itu, agency memiliki infrastruktur yang jauh lebih mumpuni dibandingkan bila Anda harus membangun atau memiliki infrastruktur sendiri yang tentu saja investasinya tidak murah dan tidak praktis. Walaupun pada akhirnya, kembali lagi pada karakter dan tujuan Anda dalam berkarir sebagai web developer. Namun, pastikan Anda mengambil keputusan yang tepat untuk karir web developer Anda.