Online Presence

Apa Pentingnya Desain Website yang Mobile Responsive?

Chubbyrawit inhouse calendar 2020 web banner 04 45 scaled

mobile responsive website

Anda telah membangun website yang baik dengan konten yang SEO friendly, dan bahkan telah berhasil mendapatkan peringkat yang tinggi di Google Search. Selanjutnya apa? Apakah itu sudah cukup? Tentu saja tidak! Apalagi Google telah mengeluarkan Google Mobile-first Index. Apa itu Google Mobile-First Index? Google Mobile-First Index adalah peringkat pada daftar pencarian berdasarkan versi mobile sekaligus desktop.

Hal ini dilatarbelakangi oleh semakin banyaknya pencarian yang terjadi pada telepon seluler, sehingga Google menginginkan indeks dan hasilnya mewakili sebagian besar pengguna mereka – yang merupakan pencari berbasis seluler. Google telah mulai menggunakan versi mobile web sebagai indeks mesin pencari (search engine index) utama mereka. Indeks mesin pencari adalah kumpulan halaman yang ditemukan mesin pencari, terutama melalui penelusuran website melalui tautan. Google telah menelusuri website dari browser desktop, dan sekarang Google mengubahnya untuk menelusuri website dari tampilan browser seluler.

Singkatnya, hal ini menunjukkan bahwa Google mengutamakan versi mobile daripada desktop ketika membahas bagaimana situs diindeks dan bagaimana Google melihat pemeringkatan. Secara historis, Google mengindeks dan memberi peringkat situs web (seluler dan non-seluler) berdasarkan pengalaman dan konten versi desktop mereka. Ke depannya, Google akan menggesernya ke pengalaman konten versi seluler.

Baca jugaWebsite vs Social Media, Mana yang Lebih Baik?

we are social 2018 device usage indonesia

Ya wajar saja kalau Google merilis mobile-first index ini. Bagaimana tidak? We Are Social di tahun 2018 menerbitkan sebuah laporan yang menyebut sebanyak 47 persen atau sekitar 124,8 juta orang di Indonesia menggunakan internet berasal dari perangkat mobile. Selain itu, perangkat mobile pun turut mendominasi sebagai pilihan dalam mengakses internet di dunia yaitu sekitar 52 persen atau naik empat persen dari tahun 2017 dibandingkan dengan perangkat lainnya. Di sisi lain, penggunaan laptop atau desktop sebagai pilihan untuk akses internet justru mengalami penurunan menjadi 43 persen atau minus tiga persen dibandingkan tahun lalu.

Dengan demikian, akan semakin banyak pengguna yang mengakses internet – yaitu website Anda – dengan ponsel cerdas atau tablet. Yang tak kalah penting adalah akan semakin banyak pengguna yang bermigrasi dari desktop ke seluler untuk penelusuran internet mereka. Nah, tugas Anda sebagai pemilik bisnis yang juga mengelola website, prioritas tertinggi Anda adalah membuat strategi dengan membuat desain website yang mobile-responsive.

Desain web yang responsif adalah situs atau website yang memiliki kemampuan untuk mengemas dan menyesuaikan dengan ukuran layar sesuai dengan yang sedang dilihat. Jadi, saat seseorang membuka situs Anda di smartphone maka akan terlihat sangat berbeda dari pada halaman yang sama di laptop atau komputer desktop. Situs secara otomatis memformat ulang halaman untuk memberi pengguna pengalaman yang lebih baik sesuai dengan perangkat mereka. Desain yang responsif juga mempertimbangkan interaksi yang akan mempermudah situs Anda dengan mengenali dan mengintegrasikan hal-hal seperti layar sentuh dan navigasi dengan bantuan khusus.

Desain responsif ini menggunakan teknik seperti layout fleksibel, penskalaan gambar, menyembunyikan sebagian gambar, sliding images, dan menyembunyikan atau menampilkan konten. Ini juga menggunakan kueri media yang dioptimalkan untuk mendownload gambar yang lebih kecil dan mengganti konten media yang besar dengan alternatif ringan. Dengan desain yang responsif, situs Anda akan bekerja dengan baik di sebagian besar bahkan semua perangkat mobile.

Untuk mempermudah Anda, simak tips singkat berikut dalam mempersiapkan website Anda untuk mendapatkan peringkat pada Google Mobile Index.

  • Harus ada keseragaman di seluler dan desktop di area utama seperti:
    • Tampilan ponsel dan desktop Anda harus mencerminkan konten utama yaitu teks, gambar dan video. Untuk itu, gunakan versi seluler dengan URL yang berbeda – yaitu m.mywebsite.com vs mywebsite.com – jika kontennya sama di seluruh situs, maka semua akan diindeks di perangkat mobile.
    • Metadata, yaitu judul dan deskripsi – harus ada dan seragam di semua versi.
  • Pastikan host server memiliki kapasitas untuk menangani tingkat penelusuran yang meningkat dari Googlebot Smartphone.

Kesimpulannya, memiliki desain web yang mobile responsive tidak lagi hanya sekedar mengikuti tren saja. Namun, itu WAJIB! Mengapa? Karena Anda menawarkan kepada konsumen Anda pengalaman yang optimal, tidak peduli perangkat mereka yang mereka gunakan. Secara tidak langsung, hal ini akan memperluas jangkauan layanan Anda yang imbasnya tentu saja akan meningkatkan peluang Anda untuk terlibat dengan prospek Anda. Jadi, persiapkan dari sekarang!