Yuk Kenali Algoritma Instagram Tahun 2020

blank

Algoritma Instagram! Dua buah kata tapi mampu membuat setiap digital marketer dan pemilik brand kalang kabut kebingungan karena keberadaannya. Awalnya perubahan algoritma Instagram ini mengubah feeds berdasarkan kronologis menjadi menampilkan akun-akun yang sering berinteraksi di awal feeds ketika pertama kali membuka aplikasi. 

Di tahun 2020 ini, Instagram kembali dihujani rumor perubahan algoritma. Untuk tahu lebih jelasnya, cek fakta-fakta tentang algoritma Instagram serta dapatkan tips dan trik untuk mengalahkan algoritma dan mendapatkan lebih banyak engagement berikut ini.

Fakta Algoritma Instagram tahun 2020

Julian K.Gutman, Product Lead of Instagram, dalam sebuah konferensi membocorkan bahwa Instagram pada tahun 2020 akan lebih banyak berkutat tentang engagement, frekuensi, dan komunikasi. Secara rinci, ada 6 faktor utama yang mempengaruhi algoritma Instagram untuk posting pada feeds yaitu minat (interest), relationship, timeliness, frekuensi, following dan usage (pemakaian). 

Namun, di tahun 2020 ini Instagram memiliki kebijakan algoritma yang baru seperti berikut ini: 

blank

What to do? 

Lantas, apa yang harus kita lakukan setelah membaca fakta Instagram algoritma di tahun 2020 ini? Ya, perubahan merupakan salah satu hal yang harus selalu disikapi dengan bijak. Termasuk perubahan algoritma Instagram ini. Bagi para marketer ataupun pemilik brand dituntut menjadi lebih kreatif dalam menjalankan strategi social media terutama Instagram. Mengingat yang terpenting dari Instagram adalah soal engagement, frekuensi dan komunikasi. Yuk simak, tips dan trik Instagram 2020 berikut ini untuk dapat memenangkan persaingan alias stand out from the crowd di Instagram. 

Posting Konten Berkualitas secara Konsisten

Saat brand atau pemilik bisnis memposting konten yang baik secara konsisten di Instagram, artinya Anda tidak hanya akan meningkatkan engagement saja tetapi juga memberikan sinyal bagi algoritma bahwa akun bisnis atau brand Anda adalah akun berkualitas! 

blank

Dan semakin sering dan konsisten memposting, maka akan semakin besar kemungkinan audiens Anda akan melihat dan terlibat dengan konten Anda. Pertanyaan Anda selanjutnya, seberapa sering harus posting konten? Nah, jawaban pertanyaan ini  akan tergantung pada tujuan bisnis Anda dan waktu yang bisa Anda dedikasikan untuk Instagram marketing Anda.

Neil Patel, pakar content marketing menjelaskan lebih lanjut, “Jika Anda membiasakan memposting beberapa kali sehari dan kemudian beralih ke hanya beberapa kali seminggu, Anda akan mulai kehilangan followers dan menghasilkan lebih sedikit engagement di setiap posting.” Artinya bahwa frekuensi posting terbaik untuk Instagram adalah frekuensi posting yang dapat Anda pertahankan secara konsisten. Untuk itu, sangat penting untuk berkomitmen pada jadwal posting yang tentu saja dengan mengedepankan konten yang berkualitas.

Baca juga 5 Tren Content Marketing di Tahun 2020

Posting saat Followers atau Audiens Sangat Aktif

Timeliness atau waktu juga menjadi salah satu faktor penting dalam algoritma Instagram yang baru. Nah untuk dapat menaklukannya, Anda harus tahu dan paham betul kapan saat banyak dikunjungi oleh followers atau audiens Anda. Saat audiens atau followers sedang aktif-aktifnya, saat itulah merupakan saat terbaik untuk posting konten Anda. Kenapa demikian? Karena di saat tersebut, potensi Anda mendapatkan banyak interaksi atau engagement akan menjadi besar. Tak perlu bingung untuk mengetahui waktu teraktif audiens Anda. Pergunakan berbagai aplikasi atau social media management tool yang bisa dipakai untuk menganalisa audiens instagram Anda. 

blank

Bangun Interaksi dan Engagement, Bukan Sekedar Menambah Followers

Masih banyak digital marketer atau pemilik brand yang menanggap metrik terpenting dari social media adalah jumlah followers. Namun, apalah artinya followers ribuan bahkan jutaan orang, namun sepi tanpa interaksi? Untuk itu, bangun interaksi dan engagement terhadap followers atau audiens sebagai bentuk apresiasi Anda sebagai brand atau bisnis terhadap konsumen daring Anda. Anda bisa mengajukan pertanyaan bagi followers Anda, membuat giveaway, mengadakan sesi Q&A, atau semudah menjadi responsif yang membalas komentar atau DM audiens Anda. 

blank

Pergunakan Hashtag yang Benar dan Relevan

Mungkin Anda sudah paham betul bahwa menambahkan hashtag dalam caption adalah salah satu cara yang efektif untuk menjangkau lebih banyak orang di Instagram. Dan dengan strategi hashtag yang baik, Anda tak hanya menjangkau lebih banyak orang, namun Anda bisa menjangkau audiens yang memang relevan dengan bisnis Anda dan memiliki kemungkinan besar untuk terlibat dengan konten Anda. Tak hanya itu, Anda juga harus memastikan agar hashtag yang Anda pergunakan sesuai dengan konten baik visual maupun caption yang diunggah. Jangan lupa untuk memberikan nilai lebih kepada audiens Anda dengan konten yang edukatif, menghibur sekaligus membangun keterhubungan antara brand dan audiens Anda. 

blank

Kesimpulan dari artikel ini adalah taktik apa pun yang Anda pilih untuk fokus meningkatkan peringkat algoritma Anda di tahun 2020, hal yang paling penting dan utama adalah tetap membangun keterlibatan atau engagement dengan audiens Anda sebagai roh dari strategi Instagram Marketing Anda. Yang pasti, membangun hubungan yang tulus dengan followers atau audiens Anda tidak akan pernah gagal dan merupakan cara paling ampuh untuk menaklukkan algoritma. Imbasnya apalagi kalau bukan kepercayaan kepada brand atau bisnis Anda.