Sejak peluncurannya dua tahun silam, Instagram Story segera naik daun menjadi tren di kalangan social media savvy. Termasuk juga brand atau bisnis yang tak jarang memanfaatkan figur Instagram Story ini. Apakah Anda salah satunya? Instagram Story segera diadopsi oleh brand atau pun bisnis karena keberadaannya bisa menjadi kunci Anda untuk meningkatkan brand awareness, mendapatkan lebih banyak followers, dan meningkatkan penjualan Anda!

Selain itu, saat ini sudah ada 400 juta orang yang menggunakan Instagram Stories serial harinya. Dan 30 persen dari stories yang paling banyak dilihat berasal dari brand dan bisnis. Membuat Instagram Stories tentu mampu membuat brand atau bisnis Anda berada dalam posisi yang bagus untuk maju dari persaingan. Jadi, tak ada alasan untuk tidak memanfaatkan Instagram Stories bukan?

Bila Anda sudah menggunakan Instagram Stories, tak ada salahnya juga mencoba Instagram Stories Ads dan membangunnya ke dalam strategi digital marketing Anda. Mengapa? Karena Instagram Stories Ads adalah cara sempurna untuk menjangkau audiens baru dan memamerkan brand, bisnis, dan produk Anda ke audiens yang sudah terlibat.

Engagement rate untuk Instagram Stories sangat tinggi. Bahkan Instagram mengungkapkan satu dari lima stories mendapatkan direct messages (DM) dari audiens. Artinya, dengan menggunakan Instagram Stories Ads Anda dapat menjangkau, dan membagikan pesan Anda dengan audiens yang sudah aktif menonton dan terlibat

Satu dari lima stories mendapatkan direct messages (DM) dari audiens.

Ada tiga opsi untuk membuat iklan di Instagram Stories diantaranya format video, foto, dan Carousel. Lalu apakah bedanya dari ketiga format tersebut?

  • Video: Iklan video diputar hingga 15 detik dan dapat dibuat dengan Facebook’s Creative Hub, atau Ads Manager, atau Anda dapat mendesain dan mengedit iklan Anda sendiri dan mengunggahnya ke Facebook’s Ads Manager.
  • Foto: Iklan gambar statis yang akan diputar selama 5 detik. Anda dapat membuat iklan foto dengan Facebook’s Creative Hub atau Facebook Ads Manager, atau Anda dapat mengunggah file dari desain Anda sendiri.
  • Carousel: Memungkinkan brand atau bisnis untuk memutar hingga 3 konten baik video dan foto dalam satu iklan.

Untuk memulainya, coba simak sembilan kiat ini yang akan membantu Anda memulai Instagram Stories Ads.

#1. Bereksperimen Dengan Instagram Stories Video Ads

Tahukah Anda bahwa video berhasil menyita perhatian kita 5 kali lebih lama daripada gambar statis? Namun, kita juga tidak boleh menyangkal fakta bahwa rentang perhatian kita semakin pendek terutama saat scrolling social media. Untuk itu, mengintegrasikan iklan berformat video ke dalam kampanye Instagram Stories Ads Anda adalah salah satu cara yang dapat dilakukan untuk mengatasi defisit perhatian ini. Kuncinya adalah pada 3 detik pertama dari Instagram Stories Anda harus eye-catching dan mudah diingat. 

Salah satu brand yang sukses menggunakan Instagram Stories Video Ads adalah @tijneyewear. Hanya dalam klip berdurasi 15 detik, brand ini menampilkan hingga 8 produk melalui gambar GIF looping image. Meskipun sangat sederhana, tetapi efektif untuk menampilkan banyak produk kepada orang yang tepat, dan membangun brand awareness.

Photo from later

#2. Pastikan Pesan Singkat dan to The Point

Pesan utama dalam Instagram Stories Ads Anda harus singkat dan tepat. Mengapa? Pada Instagram Stories Ads akan muncul label ‘sponsored’ di sudut kanan atas pos Anda yang menunjukkan bahwa pos Anda adalah iklan, dan bukan bagian dari Instagram Stories harian Anda. Hal ini berarti pemirsa Anda menyadari bahwa itu adalah iklan, dan biasanya respon mereka cenderung untuk melewati Instagram Stories Ads Anda.

Untuk itu, bila Anda ingin membuat iklan Instagram Stories yang mengkonversi, penting untuk memiliki pesan singkat dan menarik yang mudah dibaca. Pastikan bahwa konten di iklan Instagram Anda singkat, sederhana dan mudah dicerna.

Anda bisa merujuk Instagram Stories Ads dari @20fit. Iklannya sederhana namun mengirimkan pesan sesuai intinya dengan menggunakan teks yang bermunculan di video.

#3. Sertakan Logo Brand di Instagram Stories Ads

Bila tujuan Anda adalah untuk meningkatkan brand awareness dan menjangkau audiens baru, maka memasang Instagram Stories  Ads dengan logo brand Anda sangat penting. Terutama bila Anda menjangkau audiens yang tidak menyadari brand Anda, termasuk logo brand Anda, itu adalah kunci.

Tanpa logo di Instagram Stories Ads, Anda berisiko kehilangan uang dan kesempatan untuk dilihat oleh audiens baru saat Anda memposting iklan!

#4. Tetap Konsisten dengan Estetika Brand pada Instagram Stories Ads

Saat memanfaatkan Instagram Stories Ads jangan pernah lupakan branding bisnis atau brand Anda. Untuk itu pastikan bahwa Instagram Stories Anda sesuai dengan keseluruhan estetika Instagram Anda. Tujuannya adalah untuk menciptakan pengakuan dan menarik perhatian, walaupun hanya beberapa detik.

Pikirkan tentang citra dan tipografi Anda; yang harus selalu mencerminkan estetika brand Anda. Cara cepat dan mudah adalah dengan menggunakan warna, fonts dan gambar yang selaras dengan brand Anda. Atau jika Anda menggunakan template Instagram Stories, Anda bisa terus menggunakannya untuk iklan Anda.

#5. Instagram Stories Ads yang Terpoles Belum Tentu yang Terbaik

Harus Anda pahami bahwa pengguna Instagram semakin cerdas dan bijaksana terhadap posting yang disponsori atau iklan. Orang-orang cenderung melihat konten Instagram Stories yang santai dari teman-teman mereka. Jika mereka melihat video yang diproduksi dengan kualitas tinggi dalam Stories mereka dan muncul selayaknya iklan, maka secara alami mereka akan melewatkan konten tersebut dan beralih ke postingan akun berikutnya.  

Anda mungkin melihat influencer membuat Instagram Stories selfies atau video di mana mereka berbicara langsung ke kamera. Ini membuat iklan menjadi tidak terasa resmi dan lebih sedikit kesan berjualan. Sehingga postingan ini menjadi lebih menarik dan lebih cenderung memunculkan engagement dengan audiens.

Pertimbangkan untuk menggunakan fitur Instagram Stories seperti font atau GIF agar iklan Anda tetap sejalan dengan gaya Instagram Anda yang biasanya. Bangun Instagram Stories Ads yang otentik dan natural untuk brand Anda.

Mau tahu tips yang lainnya? Tenang, masih ada beberapa bahasan lainnya. Baca terus artikel selanjutnya ya. Agar tidak terlewatkan artikel-artikel terbaru seputar digital marketing dan social media, jangan lupa untuk subscribe blog ChubbyRawit.