Mengenal Brand Positioning dan Tips Praktis

MENGENAL BRAND POSITIONING & TIPS PRAKTIS

Anda sebagai marketer, brand manager atau pun pemilik bisnis, mungkin kerap mendengar tentang konsep brand positioning. Atau bahkan sudah menggunakannya dalam strategi bisnis Anda. Tetapi jika Anda merasa konsep ini masih terlalu abstrak dan tidak jelas, maka artikel ini  jelas untuk Anda!

Pada artikel ini akan mendefinisikan konsep dengan sederhana dan menunjukkan kepada Anda bagaimana menggunakannya untuk menciptakan brand yang kuat.

Lalu, apakah Brand Positioning itu?

Pakar marketing ternama, Philip Kotler mendefinisikan brand positioning sebagai tindakan atau aktivitas merancang penawaran dan citra perusahaan untuk menempati tempat khusus di benak target pasar. Dengan kata lain, brand positioning menggambarkan bagaimana suatu merek berbeda dari para pesaingnya dan di mana, atau bagaimana, merek tersebut berada di benak pelanggan.

“Brand positioning menggambarkan bagaimana suatu merek berbeda dari para pesaingnya dan di mana, atau bagaimana, merek tersebut berada di benak pelanggan”.

Sederhananya, brand positioning adalah proses memposisikan brand di benak pelanggan Anda. Brand positioning juga disebut sebagai positioning strategy, brand strategy atau brand positioning statement. Brand positioning strategy melibatkan pembentukan asosiasi brand di benak pelanggan untuk membuat mereka mempersepsikan brand dengan cara tertentu.

Idenya adalah untuk mengidentifikasi dan mencoba untuk “memiliki” ceruk pemasaran untuk brand, produk, atau layanan menggunakan berbagai strategi termasuk harga, promosi, distribusi, pengemasan, dan persaingan. Tujuannya apalagi kalau bukan untuk menciptakan kesan unik di benak pelanggan sehingga pelanggan mengaitkan sesuatu yang spesifik dan diinginkan dengan brand Anda yang berbeda dari yang sudah ada di pasaran.

Ada baiknya bila management perusahaan atau brand untuk mengambil pendekatan yang cerdas dan visioner yang dapat secara positif mempengaruhi brand positioning di mata pelanggan targetnya.

Pertanyaan selanjutnya adalah seperti apakah proses strategi brand positioning? Untuk itu, pastikan Anda mengidentifikasi keunikan brand Anda dan menentukan apa yang membedakan Anda dari pesaing terlebih dahulu. Selanjutnya, ada tujuh (7) langkah efektif mengklarifikasi posisi Anda di pasar.

  • Tentukan bagaimana brand Anda saat ini memposisikan diriny.
  • Identifikasi pesaing langsung Anda
  • Memahami bagaimana masing-masing pesaing memposisikan brand mereka
  • Bandingkan posisi Anda dengan pesaing Anda untuk mengidentifikasi keunikan Anda
  • Kembangkan ide penentuan posisi yang berbeda dan berbasis nilai (Value)
  • Buat brand positioning statement
  • Uji keefektifan brand positioning statement Anda

Positioning Statement

Sering kali, positioning statement salah kaprah dengan slogan atau tagline perusahaan. Padahal positioning statement sebenarnya dipergunakan untuk penggunaan internal sebagai memandu keputusan marketing dan operasional bisnis Anda. Adanya positioning statement ini akan membantu Anda membuat keputusan penting yang mempengaruhi persepsi pelanggan terhadap brand Anda.

Positioning statement berbeda dengan slogan atau tagline perusahaan.

Selain itu, sebuah positioning statement yang cerdas dan dibuat dengan baik merupakan alat yang kuat untuk fokus dan kejelasan dalam strategi pemasaran Anda, kampanye iklan serta taktik promosi. Jika digunakan dengan benar, statement ini dapat membantu Anda membuat keputusan yang efektif untuk membantu membedakan brand Anda, menarik pelanggan target Anda, dan memenangkan pangsa pasar dari pesaing Anda.

Berbeda dengan tagline yang merupakan pernyataan eksternal yang digunakan dalam upaya marketing Anda. Nah insight dari positioning statement Anda dapat diturunkan menjadi slogan perusahaan, tetapi penting untuk membedakan keduanya.

Ada empat elemen penting dari positioning statement yang wajib Anda jawab. Diantaranya:

  • Target Pelanggan: Apa ringkasan singkat dari deskripsi tentang sikap dan demografi dari kelompok sasaran pelanggan brand Anda yang menarik?
  • Definisi Pasar: Kategori apa yang bersaing dengan brand Anda dan dalam konteks apa brand Anda memiliki relevansi dengan pelanggan Anda?
  • Brand promise: Apa manfaat (baik emosional dan rasional) yang paling menarik untuk pelanggan target Anda yang dapat dimiliki brand Anda dibandingkan pesaing Anda?
  • Alasan untuk Percaya: Bukti apa yang paling meyakinkan yang diberikan oleh brand pada brand promise-nya?

Setelah Anda dapat menjawab empat pertanyaan ini, Anda dapat menyusun positioning statement Anda secara singkat dalam format berikut:

Untuk [target pelanggan], [nama perusahaan] adalah [definisi pasar] yang memberikan [brand promise] karena hanya [nama perusahaan] yang [alasan untuk percaya].

Sebagai contoh, Anda bisa merujuk pada amazon.com yang telah menggunakan positioning statement berikut pada tahun 2001 yaitu ‘For World Wide Web users who enjoy books (target pelanggan & definisi pasar), Amazon.com (nama perusahaan) is a retail bookseller that provides instant access to over 1.1 million books (brand promise). Unlike traditional book retailers, Amazon.com provides a combination of extraordinary convenience, low prices, and comprehensive selection’. (Alasan untuk percaya).

Atau, seperti zipcar.com yang menggunakan positioning statement berikut ketika bisnisnya didirikan pada tahun 2000 yaitu ‘To urban-dwelling, educated techno-savvy consumers, when you use Zipcar car-sharing service instead of owning a car, you save money while reducing your carbon footprint’.

Setelah Anda berhasil membuat brand positioning secara strategis, langkah selanjutnya Anda membuat taktik marketing untuk mencapai tujuan Anda. Butuh bantuan untuk memulai? Bicaralah dengan ChubbyRawit! Konsultan kami dapat membantu Anda untuk mengembangkan dan menerapkan strategi brand positioning Anda sepenuhnya.