Membangun Tim In-house, Hire Digital Marketing Agency atau Freelancer?

Semua pebisnis rasanya paham bahwa seseorang tidak dapat membangun bisnis yang sukses sendirian, terlepas dari pencapaian Anda, atau seberapa keras Anda telah bekerja. Selalu ada orang lain yang akan mendukung, memberikan motivasi atau bahkan melakukan pekerjaan diluar keahlian atau kapasitas Anda.

Terkait dengan hal terakhir, akan muncul pertanyaan: untuk social media marketing perusahaan, kepada siapa Anda harus mempercayakan pengelolaannya: freelancer, digital marketing agency, atau karyawan internal?

Yang pasti, semuanya tergantung pada apa yang dibutuhkan bisnis Anda. Dan ketiga pilihan memiliki pro dan kontra masing-masing. Lalu bagaimana memilih opsi yang ideal untuk bisnis Anda?

FREELANCER

Freelancer biasanya adalah seorang yang menawarkan layanan kepada beberapa klien sekaligus. Bekerja dengan freelancer memiliki keuntungan utama yaitu biayanya lebih terjangkau dibandingkan dengan karyawan in-house atau mempekerjakan agensi. Tetapi salah satu kelemahan penting adalah terbatasnya keahlian dan skalabilitas mereka.

Secara singkat, freelancer menjadi pilihan terbaik untuk Anda jika:

  • Memiliki anggaran yang terbatas
  • Brand atau produk Anda bukan yang besar
  • Anda hanya menginginkan social media presence
  • Anda membutuhkan seseorang untuk bekerja dan Anda bersedia untuk mengajar.
  • Anda memiliki proyek skala kecil, dan Anda tidak dapat mengelolanya sendiri.

KARYAWAN IN-HOUSE

Mempekerjakan karyawan internal memang jauh lebih aman bagi perusahaan namun membutuhkan investasi yang signifikan dalam jangka panjang. Pertimbangkan dari pro kontra karyawan in-house berikut ini.

Aset Perusahaan

Tim in-house adalah aset penting bagi perusahaan, sedangkan freelancer dan agensi bukan aset bagi perusahaan. Jika kompetensi utama bisnis adalah digital marketing, merekrut karyawan in-house membuat perusahaan tetap berada di posisi terdepan. Terlebih bila perusahaan sudah memiliki pembuatan konten in-house yang konsisten, maka memiliki tim social media in-house bisa menjadi pilihan tepat.

Dedikasi

Mempekerjakan karyawan internal artinya membayar satu orang untuk mengelola semua akun social media Anda. Ini berarti brand atau produk Anda menjadi satu-satunya fokus karyawan in-house, termasuk dalam membangun brand awareness, interaksi dan engagement serta merespons pertanyaan dari followers Anda. Freelancer atau agensi mungkin tidak akan tahu semua detail rumit tentang bisnis Anda dan belum tentu bisa menjawab dengan benar karena mereka tidak memiliki akses penuh dibandingkan karyawan. Karyawan internal memiliki akses mudah ke konten seperti behind the scene dan cerita tentang cara kerja brand, produk atau perusahaan.

Kontrol

Memiliki karyawan in-house artinya Anda memiliki kendali penuh atas tugas karyawan tersebut dan bagaimana mereka menyelesaikan atau menanganinya. Berbagai detail kecil dapat dengan mudah dikoordinasikan, serta staf in-house dapat dibentuk, dilatih dan beradaptasi budaya tim dengan mudah. Namun demikian, ada biaya ekstra yang harus Anda keluarkan bila memilih karyawan in-house seperti pelatihan, pajak serta fasilitas tambahan lainnya.

Karyawan internal dapat menjadi pilihan yang baik untuk Anda jika:

  • Brand Anda special dan sulit untuk ditiru
  • Industri Anda sangat lambat dan membutuhkan banyak pengetahuan
  • Board of director perusahaan Anda mengingingkan team khusus
  • Marketing adalah kompetensi utama perusahaan Anda
  • Anda ingin membangun aset dalam perusahaan

AGENCY

Agency terdiri dari beberapa orang yang memiliki keahlian dalam bidang tertentu yang paling melengkapi. Membangun infrastruktur untuk bisnis Anda sendiri merupakan investasi yang tidak murah dan tidak praktis. Oleh sebab itu, agensi menawarkan kepraktisan kepada Anda sebagai klien. Tapi, tidak berbeda dari dua opsi lainnya, memilih agensi juga memiliki pro dan kontra tersendiri.

Skillful Team

Agensi merupakan bisnis yang bergantung pada kualitas tim. Itulah sebabnya agensi merekrut orang-orang yang memiliki talenta dan berpengalaman dibidangnya. Saat Anda memilih mempekerjakan agensi, Anda akan mendapatkan tim dengan keahlian khusus di social media dengan harga lebih terjangkau dibandingkan mempekerjakan karyawan internal. Selain itu, meng-hire tim agensi maka mereka akan bekerja bersama untuk menghasilkan ide-ide sempurna untuk ditawarkan kepada Anda sebagai klien mereka.

Akses Tools yang Memadai

Selain memiliki tim yang ahli, agensi juga memanfaatkan strategi dan marketing tools tertentu untuk meningkatkan digital presence Anda di berbagai platform. Alat yang dipergunakan termasuk software analisis social media, alat pelaporan terintegrasi, bahkan langganan ke situs stock gambar atau desain profesional.

Agensi yang telah bekerja dengan beberapa akun klien yang berbeda akan memiliki banyak pembelajaran yang bisa diterapkan di berbagai bisnis lainnya. Selain itu, karena agensi memiliki reputasi untuk dipertahankan, maka mereka akan berusaha untuk memberikan saran terbaik termasuk berani berkata “tidak” kepada Anda saat Anda memilih langkah yang berisiko mencederai brand atau produk Anda dan akan memberi tahu Anda langkah yang akan membantu Anda untuk sukses.

Hemat Waktu

Menghire agency berarti penghematan waktu, karena agency terdiri dari beberapa orang dengan keahlian berbeda yang tak perlu dilatih untuk mengerjakan sesuatu. Anda juga tidak perlu mengalami kerepotan dalam memilih orang yang tepat untuk membangun tim sendiri.

Dengan kata lain, agency ideal untuk Anda bila:

  • Anda memiliki tim marketing internal, tetapi tidak memiliki pengalaman social media marketing tertentu.
  • Anda siap untuk berinvestasi untuk menumbuhkan brand digital yang kuat.
  • Anda mengharapkan ROI pada setiap platform, dan Anda perlu mengukurnya dengan cepat serta tepat.

Tim in-house pada dasarnya jauh lebih mahal dan lebih sulit untuk dikelola. Tetapi, jika Anda unggul dalam mengelola staf Anda dan membangun budaya perusahaan yang hebat, in-house dapat memberi Anda hasil yang lebih baik dalam jangka panjang.

Freelancer yang fleksibel dan kemudahan membayar mereka hanya untuk proyek dan tugas yang Anda butuhkan. Tetapi menemukan yang andal dan berkualitas mungkin bukan hal mudah. Selain itu, jika proyek Anda terlalu banyak untuk dikerjakan satu orang, maka Anda harus mengelola beberapa freelancer sendiri atau menemukan seseorang yang dapat melakukan semuanya dengan sukses.

Agency memberi Anda fleksibilitas yang sama dengan opsi freelancer karena Anda dapat membayar berdasarkan per proyek, tetapi memungkinkan Anda untuk berkembang dengan pesat. Selain itu, karakter agency yang dinamis sangat mempengaruhi keterampilan tim mereka dan stay up to date terhadap setiap tren baru dalam social media marketing.

Akhirnya, kembali lagi pada tujuan, struktur serta budget marketing perusahaan Anda. Pastikan Anda memilih orang yang tepat untuk mengelola social media marketing bisnis Anda.

Jika saat ini, Angency adalah jawaban yang tepat untuk Anda, ChubbyRawit akan selalu sigap membantu Anda dalam membuat strategi, eksekusi, monitoring dan evaluasi hingga reporting social media Anda. Tinggalkan kontak Anda pada formulir di bawah ini, dan konsultan kami akan segera menghubungi untuk berdiskusi tentang solusi kebutuhan social media marketing atau digital marketing Anda.