Instagram Shadowban? Apa dan Bagaimana Mengatasinya?

Instagram Shadowban - ChubbyRawit

Apakah Anda pernah mengalami atau memperhatikan perubahan yang tiba-tiba pada akun Instagram Anda? Penurunan engagement, jumlah pengikut yang berkurang atau postingan Anda tidak muncul dalam hashtag feeds? Besar kemungkinan, Anda menjadi korban Instagram shadowban – dan Anda bahkan tidak mengetahuinya.

Lantas, apa itu Instagram shadowban? Bagaimana saya tahu kalau saya terkena Instagram Shadowban? Mengapa saya bisa mengalami Instagram shadowban? Bagaimana caranya agar saya tidak terkena Instagram shadowban? Simak terus artikel berikut untuk menjawab semua rasa penasaran Anda.

Istilah shadowban ini sebenarnya sudah ada sejak tahun 2006, namun baru akhir-akhir ini menjadi hot topic. Anda mungkin mulai mengenalinya dari Twitter saat Twitter mengumumkan bahwa mereka telah mulai memfilter tweets kasar di platformnya dengan menerapkan semacam ‘time-out’ sementara pada pengguna yang melanggar persyaratan layanan mereka.

Baca juga 8 etika Social Media untuk Bisnis

Dalam kasus Twitter, mereka benar-benar menginformasikan pengguna mereka bahwa mereka telah melakukan shadowban. Secara definisi, shadowban adalah tindakan untuk memblokir pengguna dari komunitas online sedemikian rupa sehingga mereka tidak menyadari bahwa mereka telah diblokir.

Sedangkan pada Instagram, shadowban adalah usaha Instagram untuk menyaring akun yang tidak sesuai dengan persyaratan mereka. Hal ini berdampak pada disembunyikannya posting Instagram Anda dari pengguna yang tidak mengikuti Anda, yang dapat merugikan pertumbuhan akun Anda dalam mendapatkan lebih banyak pengikut.

Berita buruknya lagi, jika Anda mengalami Instagram shadowban dan menggunakan hashtag pada konten Anda, maka hanya Anda dan existing followers Anda yang akan melihat pos Anda saat mereka mencari hashtag yang Anda gunakan. Jika seseorang yang tidak mengikuti akun Anda ingin mencari salah satu hashtag tersebut, mereka tidak akan dapat melihat postingan Anda.

Mengingat betapa pentingnya hashtag untuk menemukan konten di Instagram, mengalami shadowban bisa menjadi mimpi buruk. Bagaimana tidak? Anda tidak akan bisa lagi menjangkau pengguna yang belum mengikuti Anda. Akibatnya, tingkat pertumbuhan dan engagement followers Anda bisa stagnan atau bahkan menurun. Sebagai pemilik brand atau bisnis yang menggunakan Instagram untuk bisnis, itu bisa berarti lebih sedikit pelanggan dan pendapatan. So dreadful!

Next questions is … How do I know if I’ve been shadow banned? Untuk mengkonfirmasi apakah Anda mengalami shadowban atau tidak, Anda bisa melakukan cara berikut. Cari tiga hingga lima pengguna yang tidak mengikuti Anda dan mintalah mereka untuk memeriksa apakah gambar Anda muncul di dalam hashtag yang Anda gunakan di pos itu. Tapi pastikan untuk mengecek akun Anda dengan hashtag spesifik yang Anda gunakan.

Bila ternyata semua orang yang mengecek akun Anda TIDAK melihat gambar Anda sama sekali, akun Anda mungkin mengalami shadowban. Jangan khawatir! Hal ini masih bisa diperbaiki. Sedangkan bila beberapa orang masih melihat gambar Anda, maka kemungkinan besar Anda tidak mengalami shadowban dan hanya mengalami penurunan engagement.

Why did my account get shadow banned?  Berdasarkan pengalaman dan penelitian ChubbyRawit, ada empat alasan yang menyebabkan Anda berkemungkinan untuk mengalami shadowban.

#1. Menggunakan Software yang Melanggar Persyaratan Layanan Instagram

Instagram baru saja memperbarui algoritmanya dan menjadi lebih galak pada bot, termasuk bot likes otomatis, komentar otomatis, dan bot yang menumbuhkan pengikut Anda. Jika Anda menggunakan perangkat otomasi atau bot seperti apa pun di akun Anda, ada dua kemungkinan bahwa Instagram akan mengetahuinya dan Anda akan segera mengalami shadowban.

Selain itu, jika Anda menggunakan software yang secara otomatis posting konten untuk Anda, Anda juga melanggar persyaratan layanan Instagram. Hal ini berisiko tidak hanya akun Anda akan mengalami shadowban, tapi juga seluruh akun Instagram Anda diblokir. Namun ini tidak termasuk aplikasi yang mengirim push notification ke ponsel Anda saat tiba waktunya untuk posting ya.

#2. Penyalahgunaan Batasan Harian dan Jam Instagram

Anda baru tahu kalau Instagram membatasi tindakan penggunanya? Ya, ada batasan berapa banyak tindakan yang bisa Anda lakukan per hari di Instagram. Hal ini termasuk jumlah foto yang Anda suka, jumlah komentar yang Anda tinggalkan dan berapa banyak orang yang Anda follow atau unfollows. Dalam kebanyakan kasus, Anda seharusnya tidak melebihi 150 likes, 60 komentar dan 60 follow/unfollows setiap jam.

Jangan jadi spam! Jangan melebihi 150 likes, 60 komentar dan 60 follow/unfollows setiap jam.

Kami pernah mencoba berlangganan software auto likes, auto follow, auto unfollow. Kami mematikan fitur auto follow dan unfollow (karena kami sudah tahu resikonya) namun auto likes tetap kami nyalakan dan atur intesitas menjadi jarang (se-natural mungkin). Hasilnya? Dalam satu hari kami tetap bisa likes hingga 60 photo, post kami juga menerima banyak likes yang menggunakan software tersebut dan terlihat sekali bahwa bot yang bekerja. Sekali post, kami bisa langsung mendapatkan 20 likes. Awalnya mungkin Anda akan merasa happy, namun kami tidak… meskipun auto likes sudah kami atur yang berkaitan dengan industri kami saja, namun tetap saja bot bekerja, likes photo yang tidak berhubungan. It’s a big no for us. Hal Ini berkaitan dengan poin #1, semakin sering Anda menggunakannya, semakin besar kemungkinan Instagram akan mencurigai akun Anda.

Well, pada dasarnya Instagram bukankah Social Media yang dibuat untuk saling berinteraksi lewat foto/gambar bukan? Kenapa harus menggunakan auto likes atau auto follow jika bukan dari diri Anda sendiri yang menginginkannya? Ingat meskipun dalam Social Media, we must still BE HUMAN.

#3. Penyalahgunaan Hashtag

Instagram Hashtag Reported blocked

Dengan jutaan pengguna di Instagram, sulit untuk mengontrol apa yang dibagikan oleh setiap pengguna dan bagaimana pengguna mengkategorikan kontennya. Terkadang hashtag seperti #beautyblogger bisa diserbu dengan konten yang tidak pantas seperti gambar telanjang, spam, atau hal yang rasial. Bila ini terjadi dan Instagram memperhatikan, maka Instagram akan mengambil langkah dengan menghapus hashtag sepenuhnya atau membatasi penggunaannya.

Nah… langkah selanjutnya, jika hashtag tersebut telah dimatikan, maka jangan gunakan, karena percuma Anda tidak akan mendapatkan reach yang ada akun Anda akan dicurigai Instagram. Jadi, rajin-rajinlah mengupdate diri dengan perkembangan Instagram.

#4. Mengalami Pelaporan Terus Menerus

Pelaporan akun adalah cara tercepat untuk mendapatkan perhatian Instagram dan memperingatkan mereka tentang akun yang melanggar persyaratan layanan atau pedoman komunitas seperti melakukan spamming, melanggar hak cipta, mengeposkan konten yang tidak pantas dan lain sebagainya. Jika ini terjadi pada akun Anda, Instagram dapat sepenuhnya menonaktifkan akun Anda, atau mungkin hanya akan ‘melempar’ Anda ke klub shadowban.

Bagi para pengguna Instagram, hashtag masih menjadi salah satu cara terbaik untuk mengembangkan engagement Anda dan menarik followers baru. Kunci yang paling penting adalah selama Anda berfokus untuk menghasilkan konten berkualitas bagus dan terlibat dengan komunitas Anda secara organik serta ‘bermain’ sesuai aturan, Anda seharusnya dapat menghindari Instagram shadowban terjadi pada Anda.